bentarlagi.com – Penerapan dunia teknologi, terutama internet di dunia bisnis membuat siapapun dapat membuat sebuah inovasi dalam pengembangan bisnis.

1. Carilah Masalah Yang Anda Temui & Rasakan Sehari – hari

Pada dasarnya, perusahaan startup adalah sebuah perusahaan yang menggunakan teknologi untuk menyelesaikan masalah yang ditemui di masyarakat sehari – hari. Oleh karena itu, anda dapat memulai memikirkan konsep startup anda dari apa yang anda rasa ‘masalah’ dan butuh diselesaikan dengan bantuan teknologi.

Contohnya Travis Kalanick dan Garrett Camp menciptakan Aplikasi Uber karena mereka kesulitan untuk memesan taksi. Mereka meyakini itu adalah sebuah masalah yang sering ditemui di masyarakat sehari – hari.

2. Carilah Co-Founder Dari Lingkungan Anda Terlebih Dahulu

Setelah memiliki ide, carilah seseorang untuk membangun startup bersama anda. Hal ini sangat penting di fase awal membangun sebuah startup saat dibangun dari 0 (nol) karena anda tidak dapat menjalankan dengan sendirian. Anda dapat mencari seorang co-founder atau wakil anda dari lingkungan terdekat anda terlebih dahulu. Bisa dari teman hingga seseorang yang anda ketahui saat bertemu di sebuah event startup.

3. Mulailah Membangun Pelan – Pelan

Mungkin banyak yang berpendapat jika untuk memulai sebuah startup membutuhkan hal – hal yang luar biasa ribet. Seperti misalkan dana yang besar hingga anggota tim yang besar. Sebetulnya, anda dapat memulai dari hal – hal yang kecil terlebih dahulu. Seperti misalnya buatlah terlebih dahulu aplikasi atau website yang sederhana (tahap beta) dengan dana yang seminim mungkin. Selanjutnya, anda baru membuatnya semakin kompleks seiring berjalannya waktu & permintaan.

Anda juga dapat mengikuti seminar atau workshop yang berkaitan tentang startup. Banyak sekali seminar atau workshop yang memberikan pemahaman membangun startup dari berbagai sisi, mulai dari membangun konsep, Human Resource, Finance, hingga Programming! Contohnya Event Startup Weekend 2018 Jakarta, anda akan belajar bagaimana membuat startup hanya dalam 54 Jam saja.

4. Mintalah Feedback Dari Konsumen Anda

Memulai & membangun startup tidak akan bisa lepas dari feedback user startup anda. Karena anda harus terus memahami apa yang diminta & dibutuhkan oleh audience anda. Pada saat tahap beta atau pre-launching, dengan cara ini anda akan terus membangun startup anda dengan customer-oriented yang mempunyai kesempatan besar untuk memiliki customer yang loyal terhadap startup anda.

5. Bangun Relasi & Berkolaborasilah!

Sama seperti manusia yang tidak bisa survive jika hanya sendirian. Startup pun juga membutuhkan pihak lain untuk terus bisa survive & sustainable, apalagi jika anda benar – benar membangun startup dari nol. Oleh karena itu, anda membutuhkan relasi dengan cara terus menerus mengembangkan networking anda. Dengan relasi yang luas, anda memiliki banyak opsi kesempatan untuk berkolaborasi dengan pihak lain untuk menghasilkan kerja sama yang sama – sama menguntungkan.

Salah satu cara untuk memperluas networking adalah dengan cara bekerja di sebuah Coworking Space. Di Coworking Space anda dapat bertemu banyak relasi dengan berbagai latar belakang profesi. Mulai dari Founder Startup, Programmer, Freelancer hingga Investor. CoHive merupakan Coworking Space yang memiliki beberapa program yang mendukung ekosistem Startup di Indonesia.

Itu dia 5 cara mudah membuat startup yang berawal dari ide sederhana. Mogah dalam 1 dan 2 hari ini anda akan mulai bisnis startup.