Palembang, bentarlagi.com – Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum, mengecek kesiapan pasukan yang akan melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan (pamtas) Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL) dari Batalyon Infanteri (Yonif) Raider-142/Ksatria Jaya bertempat di lapangan Markas Komando Yonif 142/KJ, Pall 2 Kasang – Kota Jambi, Kamis (25/7/2019).

Pangdam II/Swj mengecek kesiapan Satgas Pamtas RI – RDTL Yonif Raider 142/KJ di Jambi sebelum kembali dicek kesiapannya oleh Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto.

Selain mengecek kesiapan personel dan alat perlengkapan, Pangdam II/Swj yang didampingi Danrem 042/Gapu Kolonel Arh Elphis Rudy, M.sc., S.S., para Asisten Kasdam II/Swj dan para Dan/Kabalakdam II/Swj juga memberikan pengarahan kepada seluruh personel Satgas Yonif Raider 142/KJ yang akan melaksanakan tugas pamtas di Nusa Tenggara Timur (NTT), tepatnya di perbatasan R I- RDTL.

Dalam arahannya, Pangdam II/Swj mengatakan, selama bertugas di perbatasan RI – RDTL, seluruh personel harus benar-benar memahami tugas pokok.

Pangdam II/Swj menekankan kepada prajurit Yonif Raider 142/KJ, untuk menjalankan tugasnya dengan penuh rasa tanggungjawab dan mematuhi semua aturan serta hukum yang berlaku serta hindari pelanggaran sekecil apapun.

Pangdam juga mengingatkan prajurit Yonif Raider 142/KJ, agar melaksanakan kegiatan teritorial dalam membantu warga masyarakat di sekitar wilayah penugasan.

“Dekatkan diri dengan rakyat, bantu mereka. Karena TNI terlahir dari rakyat dan berjuang untuk rakyat dan bersama rakyat,” pungkasnya.

Pangdam berpesan kepada Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ agar selalu memperhatikan faktor keamanan baik personel maupun materiil dan diharapkan keberhasilan dalam melaksanakan tugas akan tercapai.

Diakhir arahannya, Pangdam II/Swj juga menekankan kepada prajurit Yonif Raider 142/KJ, untuk memberikan tampilan yang terbaik saat kunjungan Panglima TNI nanti.

Sebanyak 400 Prajurit Yonif Raider 142/KJ yang dikomandani oleh Mayor Inf Ikhsanudin, S.Sos., M.M., dilibatkan dalam Satgas Pamtas RI-RDTL ini. Mereka akan menjalankan tugas pengamanan perbatasan pada Agustus 2019 dan akan bertugas selama 9 bulan ke depan di Nusa Tenggara Timur (NTT), di perbatasan RI – RDTL.