PALEMBANG, BENTARLAGI.COM – Institusi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Kota Palembang menggelar Seminar Nasional dan Reuni Akbar ke-1 untuk alumni SMAK Palembang. 

Seminar yang mengambil tema ‘Peran STR terhadap Profesionalisme dan tanggungjawab ATLM dalam menghadapi era Globalisasi’ berlokasi di Hotel Beston Palembang, Ahad 15 September 2019.

Asrori, AMAK  SPd MM selaku Ketua Pelaksana Seminar Nasional dan Reuni Akbar Poltekkes Palembang ketika ditemui Bentarlagi.com di sela-sela acara mengemukakan, kegiatan seminar nasional ini melibatkan 600 peserta dari Perguruan Tinggi di berbagai daerah dan provinsi.

“Dan, Alhamdulillah untuk di kota Palembang juga diikuti mahasiswa STIKES Musi Charitas, STIKES Widyadarma, Universitas Kader Bangsa, mahasiswa Diploma 3 Poltekkes Palembang, dan universitas-univesitas lainnya. Saya lihat peserta sangat antusias dengan seminar tersebut,” Asrori menyebutkan.

 

Sambung Asrori, yang lebih membanggakan dirinya adalah kegiatan seminar nasional  juga dihadiri oleh seluruh perwakilan lulusan Poltekkes Palembang dimulai dari angkatan ke-1 hingga angkatan ke-16.

“Juga tak lupa para tenaga pendidik, dosen, akademisi Poltekkes ikut pula menyemarakan acara seminar nasional tersebut. Di mata saya, mereka semua adalah para pejuang-pejuang kesehatan di negeri ini,” cetusnya.

Kedepan, lanjut Asrori, pihaknya bersiap untuk menyelenggarakan seminar-seminar berskala nasional demi kemajuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) yang berada di Sumatera Selatan.

“Semoga itu bisa terwujud,” kata Asrori singkat.

Rasa kebanggaan yang tak terkira diungkapkan Tilawati AMd Kes. Peserta seminar yang berasal dari daerah Lubuklinggau baru pertamakalinya mengikuti seminar berskala nasional. Bersebab itu, Tilawatin berkeyakinan materi seminar yang ia peroleh akan berguna untuk dirinya saat mengabdi di tengah-tengah masyarakat.

“Apalagi saya kerja di Rumah Sakit Umum Daerah Sobirin Musirawas. Ya, tentulah materi seminar ini besar manfaatnya bagi saya pribadi. Dengan ikut seminar, wawasan sayapun bertambah,” tutur perempuan akrab disap Tila.

Sarjana berlatarbelakang studi RPL Poltekkes itu berpandangan, nilai kekeluargaan dan kebersamaan yang dibangun sesama analis cukup tinggi baik tersebar di daerah maupun di Palembang.

“Ibaratnya walaupun di atas kertas kita itu minoritas, namun saya harap pemerintah lebih memerhatikan nasib para analis-analis,” Tila berharap.

Masih dalam materi seminar, Meiliza Indriani SKM M Biomed pemateri sesi kedua menguraikan, dari tahun ke tahun perkembangan para analis-analis kesehatan yang tersebar diberbagai daerah tidak boleh mati, tetapi harus berpikiran maju. Seluruh analis bahkan memiliki potensi untuk menjadi tangguh. Faktanya? Pada dasarnya laboratorium berbatas. Dan, kebanyakan analis lebih banyak terlibat di pusat kesehatan mayarakat (puskesmas) di daerah serta laboratorium rumah sakit.

“Nah, maunya saya itu mereka (analis) tidak mentok begitu saja. Lewat seminar semacam ini kan mereka jadi tahu. Oh..,teknologi kesehatan sudah seperti ini, lho. Ada istilah steam cell dalam dunia kesehatan,” dikemukakan wanita akrab disapa Mei kelahiran Palembang 15 Mei 1973.

 

Ahad, 15 September, tepat pukul 13.30 WIB sebanyak 200 alumni Poltekkes Palembang berhimpun di ruang Pinus Hotel Beston Palembang. Mereka adalah perwakilan alumni Poltekkes Palembang mulai dari angkatan pertama hingga angkatan ke-16.

“Baru ini kami bertemu setelah sekian tahun tamat Poltekkes Palembang. Ada yang dari Kalimantan, Sulawesi, dan Bogor. Kawan-kawan kami bekerja di mana-mana ada yang di rumah sakit, puskesmas, serta di institusi lainnya,” ucap Heri Hermansyah AMAK SKM Mkes.

Sambung Heri, ia adalah angkatan ke-4 dan menyelesikan studi di Poltekkes Palembang tahun 1990. Pendapatnya, bahwa acara Reuni Akbar ini dimaksudkan guna mempererat tali silaturahmi sesama alumni.

 

“Insyallah hari ini juga akan bentuk Ikatan Alumni sesama alumni Poltekkes,” ujar Heri didamping adik tingkatnya Rahman yang lulus pada 1994.

Usai penyampaian sepatah dua kata dari perwakilan setiap angkatan, undangan yang hadir berkesempatan menyaksikan tayangan video yang dimulai dari angkatan ke-1 hingga angkatan ke-16. Suasana ruanganpun seakan meriah penuh cerita kenangan. Ada yang tersipu malu, ada pula yang tertawa kecil.

“Wah, ada foto-foto kita tuh di video itu. Ha…ha…ha,” cetus beberapa alumni.

Di pengujung acara reuni, pihak Poltekkes Palembang membagikan cindera mata kepada beberapa tenaga pendidik serta orang-orang yang dinilai berjasa demi kemajuan para anak-anak didik Poltekkes Palembang.

“Terakhir saya mengucapkan ribuan terimakasih pada seluruh alumni. Terimakasih tak terhingga pula untuk guru-guru kami yang sudah mendidik kami,” tutup Asrori si Ketua Pelaksana Reuni Akbar SMAK Palembang sembari mengajak agar seluruh alumni untuk berpose bersama sebagai tanda kenangan. (rsdjafar)