* Kaya Ilmu, Selamat Akhirat

PALEMBANG, BENTARLAGI.COM – Akibat virus internet nan begitu kencang, banyak diantara generasi anak-anak yang menghabiskan waktu bermain gim. Budaya membacapun sepi peminat. Kini, pojok baca “BUBALUGA” alternatif mencerdaskan anak dan gerbang ilmu tanpa batas. Anak-anak, remaja, dan kalangan dewasa di Perumahan Griya Cipta Sejahtera jadi prioritas.

RUANG tamu Nyonya Sri Rusdawati, itu terlihat ramai. Tampak beberapa kaum Ibu-ibu cukup serius membahas perangai dan bagaimana tingkahlaku anak-anak mereka. Prinsipnya, adakah alternatif agar generasi anak-anak dapat terhindar dari pengaruh negatif internet?. Menjawab atas kekuatiran para ibu-ibu ini, Eva dan Rita dari Dinas Kearsipan dan Keperpustakaan Kota Palembang coba menawarkan program taman bacaan masyarakat.

“Kami meyakini dengan adanya Pojok Baca, maka paling tidak kita sudah menyelamatkan anak-anak. Jujur ini PR buat orang tua. Dan, Alhamdulillah saya melihat para ibu-ibu di sini sangat antusias menyambut TBM,” ucap Eva, Kepala Seksi Dinas Kearsipan dan Keperpustakaan Kota Palembang saat menguraikan sosialisasi TBM di Perumahan Griya Cipta Sejahtera, RT 10/RW05 Jalan Macanlindungan, Bukitbaru, Senin 1 Oktober 2019.

Perpindahan budaya membaca terkadang memerlukan proses dan waktu. Bersebab itu, lanjut Eva, sebagaimana yang diinstruksikan oleh Sekretaris Daerah Kota Palembang saat ini pihak Eva sedang mengalakkan program “1 Kelurahan 1 Pondok Baca”.  Pada November 2018, terjadi penambahan lokasi Pondok Baca di tingkat kecamatan. Tentunya bagi Pondok Baca yang sudah ada akan terus diupayakan monitoring serta berbagai pembinaan.

“Sifat dari (TBM) ini menumbuhkan minat baca. Tugas kita selaku orang tua jelas menyelamatkan anak-anak bangsa dari kebodohan,” Eva berkata seraya menambahkan TBM yang ada bersiap untuk dilombakan.

Bukan hanya itu, Eva menjanjikan, pihaknya bahkan berupaya membantu sekaligus membimbing terutama TBM yang baru lahir. Seperti hak pinjam pakai rak buku dan aneka ragam jenis buku. Untuk TBM yang sudah bertahun-tahun nantinya bisa mengajukan bantuan dana CSR berbagai perusahaan.

“Bu, di sini ada belum rak buku? Nah, kalau belum nanti kita bantu dengan cara hak pinjam pakai,” kata Rita menimpali.

Apa saja persiapan TBM yang baru berdiri? Kata Rita, segera tentukan di mana lokasi TBM nantinya. Selanjutnya buat struktur organisasi. Jangan lupa membuat pengajuan hak pinjam pakai ke Dinas Kearsipan dan Keperpustakaan Kota Palembang.

“Saya kita sementara ini cukup itu saja, Bu…!,” cetusnya.

Kerja nyata di dalam mencerdaskan generasi anak-anak memang kini sedang berada di depan para warga peduli literasi di Griya Cipta Sejahtera. Toh, nasib TBM ini harusnya tetap berkembang. Pun demikian dengan pengabdian sosial menjadi tekad bagi masyarakat yang berdomisili di komplek tersebut.

Rasa kerinduan untuk menjadikan anak-anak yang pintar, cerdas dan berdaya guna barangkali jadi impian setiap orang tua.  Ya, tak perlu berlama-lama, dari hasil rembuk sebagian warga di Griya Cipta Sejahtera, maka tepat 1 Oktober 2019, didirikan TBM dengan mengusung nama BUBALUGA.

“Alhamdulillah, kita bersepakat nama TBM BUBALUGA. Yang intinya kita ingin Budayakan Baca dan Lupakan Gadjed atau Games. Itu titik fokus kita,” Soejati yang diamini Sri Rusdawati serta ibu-ibu lainnya.

Ketua RT 10 Syaiful Bahri melalui Arwen Wijaya Sekretaris RT 10 mengemukakan, spirit yang terkandung di Pojok Baca BUBALUGA agaknya amat sederhana. Belajar itu mudah, dan jalan untuk menghidupkan ruang baca terbuka lebar. Arwen juga melihat Pojok Baca ini ingin meneruskan pesan hadist dalam konteks pemelajaran yang menekankan sisi kemudahan serta keriangan.

“Insyaallah, besar harapan kita dengan Pondok Baca akan menjadikan generasi anak-anak untuk kaya ilmu dan selamat akhirat, kelak,” ucap Arwen yang juga Ketua Kelompok Tani Sehati itu.

Meski optimisme telah digenggam. Tetap saja segenap pengurus Pondok Baca TBM BUBALUGA masih harus berburu waktu, terutama untuk “menasionalkan’ taman bacaan tersebut.

Pondok Baca sebentuk ini boleh jadi terbilang belia. Tetapi satu yang pasti, lokasi pondok ini bukan tak mungkin akan menjadi ruangan kenangan bagi generasi muda yang tak akan pernah pudar.

Anda penasaran? Silakan berkunjung ke Pondok Baca BUBALUGA. (rsdjafar)