Impact Circle 2.0 AIESEC In UNSRI, Jadi Relawan Sosial Di Lingkungan Lintas Budaya

Palembang, bentarlagi.com – AIESEC In UNSRI berinisiatif untuk mengadakan Impact Circle 2.0 dengan tema “Calling Out for Local Volunteer” yang bertempatan di My Office Coworking Space, Palembang. Impact Circle AIESEC in UNSRI sendiri dibuat sebagai platform anak-anak muda, komunitas dan media untuk berbagi dan diskusi bersama mengenai topik yang sedang hangat di kota Palembang. Tujuan dari Impact Circle AIESEC in UNSRI 2.0 kali ini yaitu ingin mengajak pemuda Palembang serta menjelaskan kepada mereka betapa pentingnya menjadi relawan di generasi sekarang.

“Di Impact Circle 2.0 kali ini kami mengundang Youges Putra Merly selaku Vice President Incoming Global Volunteer AIESEC in UNSRI serta Adelia selaku Ex-Local Volunteer dari proyek AIESEC in UNSRI. Kami ingin mengajak seluruh pemuda yang ada di Sumatera Selatan untuk sadar mengenai manfaat menjadi relawan itu sendiri dan terjun langsung merasakan menjadi relawan di suatu proyek sosial,” ujar Muhammad wafi selaku Ketua Pelaksana Impact Circle.

Youges sendiri menjelaskan mengenai masalah-masalah yang ada di Palembang seperti contohnya di sektor pariwisata dan lingkungan. Hal itulah yang melatarbelakangi AIESEC in UNSRI untuk menggarap suatu proyek sosial bernama “Sriwijaya Project” yang memiliki fokus terhadap pariwisata dan “Greenesia Project” yang memiliki fokus terhadap lingkungan.

Sementara Adelia, Ex-Local Volunteer dari proyek AIESEC in UNSRI sebelumnya yaitu
“WASH x AMIR” menyampaikan pendapatnya betapa serunya terjun langsung ke masyarakat. Adel juga mengatakan jika banyak sekali perubahan yang bisa ia dapat dalam dirinya setelah menjadi relawan di AIESEC, salah satunya kepercayaan diri untuk komunikasi di depan umum.

Hal yang membedakan relawan AIESEC dengan yang lain adalah disini para relawan akan mengabdi bersama mahasiswa asing dari mancanegara. Ada banyak sekali manfaat yang bisa di dapatkan ketika menjadi relawan di AIESEC, salah satunya relasi internasional. Jadi, pemuda-pemuda di Palembang dapat merasakan serunya pengalaman menjadi relawan di lingkungan lintas budaya.

“Setelah mendengarkan cerita narasumber mengenai proyeknya, kami juga mengadakan Project Expo diakhir sesi. Jadi nanti pada sesi ini, para undangan bisa langsung mengunjungi stand proyek AIESEC in UNSRI dan bertanya lebih detail mengenai proyek itu sendiri,” pungkas Wafi. (Yanti)